Tuesday, 28 June 2016

My Last Journal

Hai readers ~ (Kalimat basi yang selalu aku ucapin di awal kalimat)
Yep, i know, udah lama banget aku ga nulis blog ini. (kayak kesannya banyak yang ngeread aja)

But, yaaaa, intinya i'm back dengan beberapa journal terakhir yang akan aku share di blog ini.
Last journal? Hu uh.. Ini akan menjadi the last tulisan aku di blog ini.
Ga ada alasan penting sih why nya. Maybe one day, aku akan kembali dengan sebuah blog yang berbeda dan kisah yang berbeda.
So... This is my last journey... (mohon di notes bahwa blog ini akan sangat panjang)

Bulan2 belakangan ini, ada masalah baru yang datang dan cukup jadi sebuah perdebatan didalam diri sendiri.
And the problem is : The Future
Aku ngerasain yang namanya salah langkah dalam menentukan masa depan aku.
Mulai dari sesudah SMA masuk ke kuliah dan akhirnya SALAH JURUSAN, pending 2 tahun dan mempersiapkan masuk ke jurusan lain tapi kehambat dan akhirnya ga jadi.
Dan pada akhirnya, jadi pasrah, ngebego, ga inget lgi tujuan dan mimpi di masa depan apa.
Semoga ini bisa menjadi satu pembelajaran bagi kalian yang sedang mempersiapkan diri untuk masuk ke dunia perkuliahan.

Ada salah satu faktor, yang jarang orang bisa sadar bahwa itu jadi faktor penyebab salah jurusan.
Aku, yang eman demen segala hal. Pengen tau ini dan itu. Kepoh.
Atau bisa disebut cerdas, weit, bukan membanggakan diri ya. Let me finish this statement.
Tipikal orang seperti aku itu..... BOSENAN.
Demen segala hal, kalo udah tau : oh ternyata begini... Abis itu bosen dan ga niat apalagi kalo udah masuk hal baru yang dipelajari.
Bubar jalan.

Secara penilitian juga ada kok, bahwa orang cerdas atau IQ yang cukup tinggi, salah satu sifatnya : Bosen
Seriously, jangan anggap ini masalah sepele karena ini udah terbukti jadi hal yang bikin salah jurusan.
Cuman suka diawal kemudian di tengah2 jenuh.
Begitu aku tes minat bakat ulang, tiba2 semua minat bakat aku udah jauh melenceng apa yang aku ambil saat kuliah.
Anak seni art, nyasar ke jurusan IT hanya karena : Bahasa pemograman keren
Dan akhirnya nyerah tengah jalan.

Apa yang aku sebutkan diatas belom tentu benar, tapi bukan berarti bisa diabaikan.
Karena segala kemungkinan terjadinya salah jurusan atau gagal dalam perkuliahan bisa dikarenakan faktor yang disepelakan itu.

Well, beginilah struggle nya aku ngehadapin apa yang udah terjadi. 
Dan pelan2 aku menata lagi dan ngeremind lagi apa yang jadi mimpi dan goal dalam hidup aku.
Dan juga aku akui, apa yang jadi tujuan dan goal aku itu udah ga make sense.
Jarang orang bisa mengerti apa yang aku mau.
Totally kudu modal nekat untuk menjalankannya.
Dan disinilah comfort zone aku di uji.
Dengan ga ngapa2in saat ini, stay aja nge bego bermimpi akan masa depan, enak loh.
Dibandingkan dengan modal nekat itu aku terus maju, belom ditambah ocehan dari orang tua dan sindiran2 yang bikin sakit kuping. Yang ini mah ga enak.
ya well, waktu terus jalan. Dan aku ga bisa untuk ga mikirin hal ini.
Please take my advice, "Be brave and be yourself"
Just that. Sisanya, keluar lah dari comfort zone yang makan waktu kalian untuk hal yang useless. 
Aku sendiri juga susah nerapin itu dalam mindset aku, but, i try and try. 

Hidup itu.... 
Isi sendiri. Aku mikirin kata yang tepat ga ada yang keluar. 

Ah... Karena disini aku suka ngegalau soal cinta2an.
Well, di blog ini aku cuma bisa bilang, kalau aku seneng bisa ketemu seseorang yang.... berasa bikin aku deket kayak sahabat.
No need kode2an lagi. No need malu2.
Dan yang tepat untuk describe dia....
"He won't be here when i WANT him.
But he will always be here when i NEED him."
Harusnya sih, aku udah ga usah galau2 ga jelas.
Tapi, for some moment, namanya juga cewe, kadang2 baper ga jelas dan jadinya ngeribetin perasaan sendiri.
Hahaha. 

Jodoh itu di tangan kita sendiri. Sisanya Tuhan yang merestui atau tidaknya kalau memang dia yang terbaik untuk kita dan kalau memang kita MAU dia hadir dalam hidup kita.
Sesimpel itu.
Karena itu, kalau tiba saatnya, pasti akan ada yang bisa dan mau diajak untuk saling membangun satu sama lain. 
Kalo prinsipnya Chelsea sama Glenn, cinta itu soal memberi dan memberi. Bukan memberi dan meminta.
Gitu deh ~ 

Kalau memang pada akhirnya aku bersama dengan "dia", i really want to share our journey to the entire world. :3
Karena memang pada dasarnya, kisah pertemuan kami itu unik dan ga mudah. 
Penuh perjalanan naik turun belok kiri belok kanan. Hihihi. 
So..... Tunggu waktunya aja.

Di akhir kata dan di akhir blog ini.
Percayalah bahwa waktu berjalan terus dan kita sebagai manusia pasti bertumbuh.
There's a chance and hope if we believe.
Believe to yourself, you'll get them in your life.

Thursday, 25 February 2016

Key of a Relationship

Hai hai hai Readers. Kembali lagi di blog the funny world!
Now, I wanna share something about the relationship.

Blog ini sebenernya udah ga akan di pakai buat cerita galau.
Tapi..... Lebih tepatnya di pakai untuk ke arah share aja kali ya? Hahahaha
Lagi kepengen ngeshare aja apa yang baru aku alamin sih.

On my last blog, I've told you how important a communication in a relationship.
And now, aku akan menjelaskan pentingnya "Understanding" dalam sebuah hubungan.

Mengerti satu sama lain..... Hmmm? Really?
Yup, aku juga baru sadar yesterday.
Anw, notes ya, ini blog akan lebih mengarah ke couple dan jomblo yang sedang mencoba membangun sebuah hubungan dengan gebetannya. Huehehehe

Now, i ask you. Pernah ga ngerasa kalo dia... atau bahkan kalian merasa bahwa kok dia ga pernah ngerti apa mau aku sih?
At some moment, pasti akan ada rasa seperti itu. Seakan-akan, kalian udah paling ngertiin doi tapi sesungguhnya, kalian hanya "berpura-pura" untuk mengerti doi.
Dan akhirnya masalah demi masalah muncul hanya karena kesalahpahaman dan keegoisan dari masing-masing pihak.
Yang satu teriak "Aku selalu ngertiin kamu tapi kamu ga pernah ngertiin aku" sementara yang ditunjuk juga teriak "Terus aja kamu bilang aku ga ngertiin kamu, siapa sih disini yang ga bisa ngertiin orang lain?"
For finally, kalian memutuskan untuk memutuskan hub kalian and it's over.

Aku mau share aja sedikit, bahwa aku pernah mengalami hal itu.
Aku ngerasa, kok aku terus yang berusaha bikin hub kami biar ga rusak sedangkan dia nya malah... Yaa.. Masa bodo amat....
Aku selalu ngimbangin apa mau nya dia. Dia butuh me time, aku ga ganggu.
Dia sakit, aku care. Dia butuh aku, aku selalu mencoba selalu ada buat dia.
Dan pada akhirnya, aku cape. Aku ngerasa, aku slalu ada buat dia tapi apa dia ada buat aku?
Apa dia ngertiin bahwa aku pengen dia ada disamping aku saat ini.
Apa dia ngerti bahwa aku khawatir sama dia even dia juga ga knp2 disana?
Dan saat itu juga, aku mau pergi. Aku gamau berurusan lagi sama dia.
Saking aku ngerasa capenya. Sungguh. Aku sempat berpikir seperti itu.

But kalian tau?
Disaat aku teriak bahwa dia ga ngerti mau aku, saat aku teriak aku cape.
Dia dateng dan ngeluangin waktu buat aku. Dia dateng untuk ngeredain kekesalan aku.
Meskipun dia dateng hanya dalam bentuk tulisan, tapi itu cukup ampuh.
Dia mengerti bahwa aku marah, aku kesel, aku cape.
Dan disitu dia bikin aku curahin semuanya ke dia sampai akhirnya aku sadar dengan sendirinya.
Bukan ini yang dia mau. Dia mau aku stay di samping dia. Dia mau aku bersabar demi kedepannya hub kami lebih baik lagi.
Dia memang ga menunjukkan segala gamblang, tapi, dari setiap kata yang diucapkan, dia sudah bisa membuat aku sadar bahwa aku cukup egois.
Dia sangat mengerti segalanya ttg aku, tapi kenapa aku ga bisa ngerti bahwa memang dia berbeda?
Padahal aku sudah mengenal dia, tapi kenapa aku ga bisa mengerti dia?

See? Dalam hubungan kalian juga, apa kalian harus berantem dulu karena keegoisan kalian supaya kalian tau siapa yg salah dan akhirnya... iya kalo kalian open minded. Kalo ga, bisa cakar-cakaran dulu kali, baru balikan. Itupun kalo optimis bisa bersatu.
Kalo kalian masih ga bsa saling mengerti satu sama lain, to be honest, pdkt kalian kurang kali ya?
Kalian masih belom saling mengenal satu sama lain.
Kalian hanya "mengira" bahwa kalian sudah cukup mengenal satu sama lain.
Padahal sesungguhnya kalian jauh dari kata mengenal.

Mencoba mengerti, tapi kalian sendiri gatau definisi dari kata "mengerti".
Turunkan ego kalian. Jernihkan pikiran kalian.
Semua hal negatif itu menjadi penyakit yang mengakar dalam diri kalian dan akhirnya semua virus-virus itu memakan hubungan kalian sampai ga ada lagi yang namanya hubungan didalam hidup kalian.

Mulai sekarang, demi masa depan hubungan kalian juga, belajarlah mengerti satu sama lain.
Kalo kalian merasa cape, jauhkan dulu diri kalian sama doi dan ambil waktu berpikir, apa iya dia ga mengerti kamu?
Try to understand each other.

Tuesday, 16 February 2016

Fix and Keep

"Semua karena cinta, semua karena cinta
Tak mampu diriku dapat berdiri tegar 
Terima kasih cinta"

Happy val's day, Readers. As usual, telat ngucapin. Hahahaha.
Karena berhubungan baru aja valentine, udah tau dong kira-kira bahas apa ~

Lately, aku mulai berpikir, bagaimana mempertahankan sebuah hubungan yang udah mulai agak renggang.
Entah karena memang lagi bosen, masalah, waktu, keluarga atau bahkan yang LDR.
Keraguan demi keraguan pun muncul, ga terkecuali yang lagi PDKT.
Dari yang diawal-awal udah deket sama doi, udah menjurus ke arah pacaran, eh... di tengah-tengah malah berasa "Bener dia ga sih yang aku pilih" atau "aku ga yakin aku cocok buat dia".

PLAK! Wake up right now!
Read this blog till finish.
Aku coba memberikan saran dan solusi based on my observation (dan dari pengalaman juga).
Dan ini bukan hanya untuk para couples diluaran sana, tapi juga buat single yang lagi anget-angetnya sama doi.

First, Find the root.
Yup, akarnya. Akar masalah yang bikin hubungan kalian renggang.
Dimulai dari diri sendiri dulu. Berasa ga nyaman nya dimana sih?
Keluarga terlalu ngelarang? Waktu buat ketemuan ga ada karena sama2 sibuk? LDR-an kejauhan? Yang satu matahari masih terbit yang satu lagi matahari udah terbenam?
Cari! Sampai ketemu! Dengan notes : kalau emang kalian masih mau mempertahankan hubungan kalian

Second, Take a conversation.
Mulailah membahas masalah nya pada doi. Omongin bersama2. Coba saling terbuka satu sama lain.
Bahaslah dengan style ngobrol kalian.
Kalo emang biasa ngobrolnya enjoy sambil makan pizza, ya, belilah pizza dan ajak ngobrol dia.
Jangan biasanya ngobrol sambil makan pizza malah dibawain lontong sayur. Ya jelas ga cocoklah. (oke ini garing)

Third, Agreed.
Jangan sudahi pembahasan sebelum mencapai kata sepakat. Ga ada kata sepakat, masalah nya akan tetep lanjut.
Orang tua kamu ga setuju? Ajak dia kerumah kamu, ketemu ortumu buat jadi ajang pengenalan lebih dekat.
Atau kalian mencapai kata sepakat kawin lari? ya monggo...
Si doi udah agak berubah atau kalian sendiri mulai agak berubah? Bilang lah mau kalian spt apa dan mau doi spt apa. Bikinlah perjanjian dari masing-masing pihak untuk menghargai perubahannya doi. Of course yg ke arah positif.
Kalo yang pacaran, kalian menuju ke kata "break up", kalian yakin? Masing-masing pihak udah mencapai kata sepakat belom? Jangan sampai menyakiti masing-masing pihak.

Fourth, The power of love.
Kalian harus percaya akan kekuatan cinta. Mau serenggang apapun hubungan kalian, yang namanya masih cinta, ya kalian bisa nemuin jalan untuk merapatkan hubungan yang udah ada.
Hubungan tanpa adanya cinta, ya bukan hubungan. Ga heran kalo hubungan kalian renggang.
Dan untuk para single, kalo memang cinta dan merasa hubungan kalian tadinya bisa disatukan tapi saat ini merenggang, coba lah dari step pertama yang ada diatas.
Ga usah ragu atau takut untuk membahas masalah intense begitu.
Justru kalian harus mencoba dari awal sebelom pada akhirnya kalian pacaran, cinta yang udah kalian pupuk layu ditengah jalan.

Tambahan buat yang LDR, ga heran kalau salah satu kerenggangan hubungan kalian karena kurangnya komunikasi dan pasti... PASTI! ada sedikit rasa ketidakpercayaan. Sedikit aja. Kekhawatiran dan ketidakpercayaan.
Itu normal kok. Selama masih di batas wajar.
Disaat LDR, chat lah yang paling ditunggu.
Doi bales chat lama, dikira ga perhatian atau udah berubah.. Or even worse, selingkuh.
Bah.. Let me tell you.
Kalo memang kalian merasa ga nyaman dengan doi yang suka lama bales atau bahkan ga ada kabar.
Bilang! Kunci sebuah hubungan selain cinta adalah KOMUNIKASI!
Bilang ke dia kalo kamu butuh dikasih kabar supaya kamu ga khawatir.
Bilang ke dai kalo kamu kangen supaya dia luwangin sedikit waktu untuk kamu.
Bilang ke dia kalo kamu takut kehilangan dia. Kalo kamu takut dia selingkuh.
Bilang ke dia kalo kamu stay ditempat kamu nunggu dia datang ke kamu meskipun kamu ga tau kapan.
Bilang ke dia kalo kamu cinta sama dia.
Simple as that kok. Of course.... Kamu harus tau batasnya.
Komitmen di awal dan seterusnya harus dipegang.
Takut dia selingkuh, pergi dan bahkan jadinya putus adalah hal yang wajar.
Tapi tetep.... Inget batas!
Kalau memang dia ditakdirkan untuk kamu, maka terjadilah.
Benang merah itu akan selalu ada meskipun kalian beda jarak, terutama yang single dan gebetannya nun jauh disana.

So, ini aja yang aku bahas disini.
Terus ingat, bahwa Cinta itu ga bisa berdiri sendiri. Dibutuhkan komitmen dan komunikasi untuk menguatkan si Cinta.
Dan my wish untuk semua yang baca ini, semoga Cinta yang kalian tanam akan tumbuh besar, berbunga, dan akhirnya berbuah lebat. Got it?

"Trust, communication, commitment, and........ LOVE itself"

Friday, 15 January 2016

About Me

Happy New Year All! (telat 15 hari)
Biarkanlah, this is my blog, so i can do anything and no one can stop me.
BUAHAHAHAHAHA!

*enough* 
Well, Dari judulnya, keliatannya ga usah dijelaskan lagi lah ya.
Jadi, langsung aja ke main pointnya.

So, sebelum aku bikin blog ini, aku lagi scroll down blog aku yg sebelomnya karena aku mau nyari judul yang pas, But hell yeah, aku sambil iseng baca blog aku dari awal and it's kinda......
I want to make a new blog and destroy this blog... just from 2014...
Why? Err, hard for me to tell but... Galau aku tingkat akut banget pas dijaman itu. 
Dan cara aku cerita di blog was very gross... ==" 
But, from this blog, aku belajar bukan? Untuk menjadi baik dan lebih baik lagi.

Nah, karena ini ga jauh-jauh dari new year, pasti semua bertanya ttg resolusi apa ya ditahun ini.
For me? I have no resolution. 
Gara2 seseorang yang blg "Resolusi itu cuma bertahan 3 hari, jadi males buat" 
Dan aku kemakan itu omongan (bener juga sih)
Dari tahun ke tahun, aku selalu bikin resolusi KURUS! Hasilnya? Timbangan naik turun. Poor me..
Tapi, dari resolusi tahun ke tahun, ada sih yang berhasil, but, from now on, itu udh bukan sebuah resolusi, tapi itu sebuah ketekatan hati yang udah terproses dalam mindset kita. Dan memang seharusnya kita seperti itu.
Bukan berarti aku ga punya resolusi aku bakal jalanin tahun ini dg flat. Thats a big wrong!
Aku tetep punya goal kok ditahun ini. Dannnnn... *it's a secret*
Cukup untuk resolusinya skrg kita pindah topik.

Buat semua org yg ingin mengenal siapa aku dan pengen tau lebih ttg aku, here we goes.
Actually, aku seorang introvert yang mencoba menjadi seorang extrovert.
Bisa dikategorikan aku AMBIVERT.
Tapi tetep aja, introvert aku skrg sangat2 menonjol.
Aku sensitif, takutan, ga PEDE, dan pesimisan.
Pas aku sering chat-an sama seseorang setiap hari dan tiba2 dia ngilang gtu aja, aku bisa panik dan khawatir setengah mati karena takut dia kenapa2.
Who knows maybe dia kecelakaan *amit-amit* atau kenapa gitu. 
Yup, aku tipe orang seperti itu.

Banyak orang yang ngeliat aku itu pecicilan, suara toa, kepoh, bisanya ngomong doang, do nothing, egois, sombong, dan bla bla bla sebagainya.
Aku ga mau klarifikasi sifat aku yg spt itu.Why? 
Come on, kita sama-sama tau bahwa stp org akan mencari sisi terjelek dari kita.
Tapi 1 hal yang akan aku klarifikasi adalah sifat aku yang keras kepala.
Setiap orang cape dg sifat aku yang keras kepala, diomongin A, B dan C ga mau terima. 
Jadi... maunya apa dong?

I had my own reason.
Bukan tidak mau mendengarkan...  tapi saat org bilangin aku A, B dan C, Aku butuh bukti kuat kenapa aku harus say "Yes" dengan perkataan mereka.
Dan sorry to say, mayoritas apa yang orang lain blg ke aku itu NON SENSE!
I can tell that because what they talked about cuma ngeliat dari sisi negatif aku.
Dan karena aku susah dibilangin kayak gitu (menurut org sih), jadinya banyak yg ngecap aku "Cuma mau dengerin orang yang sepemikiran dan dengerin orang yang bisa approve omongan aku"
Yah, thats what people talked about me.
So, ga heran kalo banyak yang ngejauhin aku karena hal ini.
Oops. I never told about this? My bad. 
Yup, Aku emang keliatannya mencoba enjoy dikerumunan orang seperti itu, but i knew exactly what kind of people yang ada di sekeliling aku.

Aku itu sangat gampang dibilangin sebenernya, of course, kalo ada bukti kuat.
Aku orangnya cepet sadar kalo apa yang aku lakuin itu salah.
But yeah. People always remember about negative things and never remember about the positive one.

Well, ini cuma sebagian dari diri aku yang bisa aku ceritain, next time aku akan bahas about me lebih lagi.
Kalo dijadiin 1 blog kepanjangan. Hahaha.
Sekian dan terima kasihhhh #loh

Tuesday, 29 December 2015

My Destiny

H-2 sebelum pergantian tahun.
Dan...... I still wanna talking about LOVE.
Why? I don't know.
I just hope, this blog will gonna make some readers understand about their love story.

*notice : blog ini akan panjang, so, be ready

Mungkin kali ini aku coba share aja apa yang lagi aku alamin. Dan semoga, kalian bisa mengerti.

Sekarang ini ada 2 cowo yang lagi deket sama aku. Dua2nya sama : bisa jadi temen curhat aku dan bahkan bisa di ajak gila bareng.
Cowo ke 1 *sebut saja dia bear*, si bear selalu ngerti kalau aku lagi galau atau lagi sedih. 
Pas aku chat dia, dia pasti bales dengan hal-hal yang bisa bikin aku ketawa. 
Dia ajak aku bercanda, dia bikin joke dari cerita dia lagi ngapain, and something like that.
Bahkan, saat ketemu face to face, dia tiba-tiba ajak aku keliling komplek sambil suruh aku cerita aku lagi kenapa *udah gitu dikasih gorengan lagi*.
Kadang di chat pun bisa saling ngejek satu sama lain. Obrolan ga nyambung pun keluar. 

Biasa aja? Emang biasa kok. Tapi dari case diatas. Bisa aja kan aku ngira bear punya feel ke aku? 
Bisa aja kan aku pede kalo dia kasih kode ke aku?

Sama! Kalo cowo yang kalian suka bertindak seperti bear, kalian akan ngerasa : wah, dia punya feel ke aku. or maybe : eh! dia bales chat aku pas aku lagi sedih, he always be there for me. 
Ini mohon di notes dengan sangat, Setiap cowo care dan bertindak baik ke kalian, it doesn't mean mereka suka sama kalian atau kasih kode ke kalian. That's a big wrong!
Doi cuma mau coba lebih deket buat kalian dan ada buat kalian sebagai temen. That's all.
Baru dibaikin, baru dicare-in begitu udah berasa dag dig dug. Tiba-tiba dia ga care lagi, langsung disebut PHP. Ya salah itu...

Sekarang, aku sama bear cuma kayak koko adik. Brother-zone? ga kok. Dari awal emang udah begitu yang kita jalanin. Aku anggep kebaikan si bear itu kayak seorang koko *cause i have no brother sih*. 
Case 1 cuma segitu aja? iyap. Perlakuan yg segitu aja dari cowo yang kalian suka udah bisa bikin kalian melting, gimana dengan case ke 2 dari aku?

Cowo ke 2 *sebut saja dia botan*, si botan seumuran sama aku. Punya hobi yang sama, dan banyak lah hal-hal yang sama kecuali musik. 
Chat-an? Setiap hari.... 
Now, inilah si botan.
Pernah ga, kalian ketemu cowo yang bisa diajak ngobrol tentang hal-hal yang ga seharusnya diobrolkan dengan lawan jenis? 
Pernah ga, ada cowo yang mau aja diajak main sambung kata sampe chat penuh?
Pernah ga, ada cowo yang bela-belain ketemuin kalian malem-malem di mall cuma karena kalian yang minta pengen ketemu?
*lanjutan pertanyaan sebelumnya* Pernah ga, ada cowo yang ajak kalian liat-liat barang favorite kalian dan bikin kalian ketawa disaat kalian lagi sedih walaupun dia gatau kalo kalian lagi sedih? *kalo ga ngerti, baca sekali lagi*
Pernah ga, ada cowo yang selalu kasih foto barang2 yang bisa bikin kalian ngiri? *ini ga sweet, tapi for some couple, ini jadi moment yang bisa bikin senyam senyum sendiri*
Pernah ga, ada cowo yang maenin lagu buat kalian saat kalian minta itu? 
And the last, pernah ga, ada cowo selalu nyemangatin kalian disaat kalian lagi stress atau down dengan segala hal dan bener-bener bantu kalian sampe kalian selesai? 
Itu semua, hal yang ada di botan dan pernah botan lakuin ke aku.
Saat aku cerita ini ke cici angkat aku yang ada di blog aku juga, dia sampe blg aku sama dia lagi pacaran.

Bisa kalian liat bedanya botan sama bear? beda kan? tingkat sweetnya jauh banget.
Botan is the winner! 
Tunggu dulu, kalian pikir botan punya feel ke aku? Fufufufufu
Ga tuh. Kita cuma best friend :3
Kalo kalian ketemu cowo kayak botan, kalian akan berpikir bahwa botan suka sama kalian.
But the truth, is no... 

Readers, I tell you once again.
Setiap cowo yang baik ke kalian, do something yang bikin kalian melting, romantis ke kalian.
Itu belum tentu dia suka sama kalian.
Kenapa?
Aku pun gatau kenapa. Tapi, yang aku tau, aku nikmatin waktu aku lagi bersama bear ataupun botan.
Aku cuma liat, bahwa mereka ada dalam hidup aku dan mereka spesial.
Bukan sebagai gebetan, tapi sebagai koko ataupun sebagai teman.
Kenapa harus sebagai pasangan untuk nikmatin kebersamaan itu?
Same for you, kenapa kalian ga nikmatin kebersamaan kalian dengan orang yang kalian suka?
Seperti yang aku bilang di post sebelomnya, kalau emang jodoh ga akan kemana.

Itu tips anti galau dari aku.
Enjoy aja dulu dengan doi. Nikmatin pas kalian lagi bareng-bareng.
One day, kalo emang dia ditakdirkan dengan kalian, it will happen kok.
Cinta ga bisa diburu-buru dan dipaksa. Cinta itu ngalir. 
Dengan kalian nikmatin kebersamaan kalian, ga ada tuh yang namanya galau ataupun sakit hati.
Ga percaya? Coba aja gih. Buktiin.

Diakhir kata, aku cuma mau bilang, cinta itu luas dan beragam.
Find one love, and it will lead you to your destiny.

Tuesday, 15 December 2015

Love is

"Love is when my heart beats fast every time i look into your eyes"

Blog kali ini aku bakal galau? NOPE! 
Ho ho ho.
Kali ini aku mau membahas tentang cinta, tapi, aku bukan galau soal kehidupan percintaan aku.

Kalo emang ga galau, terus kenapa ungkit masalah cinta?
Yeah, well. Mengingat ini sudah di penghujung tahun dan hampir 80% isi blog aku tentang galau.
So, It's time for me to make some conclusion about the meaning of love.
Ya... kali ini aku mau buat orang lain galau aja ah. Ke diri sendiri udah cukup lah ya galau nya.

Membahas soal cinta.
Definisi cinta panjang kali lebar kali tinggi kali........ yang it's mean...
Cinta ga ada definisi.
Cinta cuma bisa dirasakan.
Cinta datang disaat yang tidak kita duga, dan pergi tanpa suara.
Jatuh cinta emang nikmat, tapi yang nikmat cintanya aja. Jatuhnya sih.... ga.

Oke, susah melanjutkan topik ini karena aku mencoba berpikir secara keseluruhan tentang kondisi cinta yang ada.
Karena kondisi cinta semua orang berbeda.
Well, hmmmm....

Menurut aku, cinta akan terasa sakit saat kita memaksakannya.
Memaksakan cinta itu pada seseorang yang jelas-jelas orang itu belum tentu punya feel yang sama ke kita.
Istilah PHP itu ga ada. Sungguh. 
PHP cuma istilah yang dibuat, supaya kita-kita yang lagi jatuh cinta have something to blame.
Kita malu mengakui bahwa kita memaksakan cinta kita pada orang yang jelas tidak mencintai kita sama sekali.
This is just IMHO.

Sebenernya, pasti kita punya goal life : dicintai oleh orang yang kita cintai.
This is the true love.
Susah ga nyari orang yang seperti itu? Susah!
Lama ga nyari orang yang seperti itu? Lama banget!
Terus harus gimana dong?

Hey. Cinta bukan sesuatu yang harus kita punya secara terburu-buru bukan?
I mean, pacar.
Cinta itu pasti akan tumbuh dengan sendiri nya disaat dua insan bertemu.

Aku setuju dengan statement "Kalau jodoh ga bakal kemana"
Itu memang truly right!
Ga salah kalau saat kita mencintai seseorang, kita takut bahwa orang itu ga akan pernah bersama dengan kita.
Tapi, bukan berarti takutnya kita membuat kita memaksakan cinta itu.
Percayalah, memaksakan cinta itu bener-bener akan bikin kalian sakit 2x lipat daripada cinta bertepuk sebelah tangan.

Saat kita menjalani PDKT pun, Aku bilang wajar bahwa kalian excited saat chat-an sama doi.
Begitu doi bales langsung muka kalian sumringah dsb. Itu wajar.
Tapi, ada batasnya juga. 
Disini aku mau kasih notes, saat kalian lagi PDKT via chat, janganlah terlalu posesif (dikit-dikit nanya dimana, lagi apa, sama siapa). 
Terus kalau doi ga bales, ga perlu lah sampe gimana banget nyariin doi kalau emang doi-nya pas di chat cuek bebek aja.
Doi butuh kebebasannya dia juga. Doi ga harus kan 24 jam laporan ke kalian, harus nemenin kalian, chat kalian terus.
Dan kalau memang pada saatnya doi merasa jenuh, biarkanlah dan lepaskan doi untuk sejenak.
Karena semakin kalian ganggu dia via chat, dia akan semakin cuma "ngeread" aja chat kalian.

Aku akuin, itu semua diatas terjadi dalam kehidupan aku, dan aku semakin belajar banyak hal dari cinta.
So, that's why, I just want to give you a warn. 
Slow.... but sure.
Tanem itu dalam hati dan pikiran kalian yang lagi PDKT sama doi.
Kalau memang udah takdirnya kalian bersama, dia pasti akan selalu ada di samping kalian, selamanya.
Don't worry.
Meskipun kalian dipertemukan untuk tidak saling memiliki, tapi terus jadikan pertemuan kalian sebagai pelajaran, supaya one day, when you meet your true love, you will know exactly yang harus dilakukan.





"I'm waiting for you"

Sincerely,
Your true love

Thursday, 3 December 2015

Gain the Ability!

Hey ho semua. Genki desu ka? (how are you)
It's seems like Christmas is already in front of our eyes.
Natal, terus tahun baru. Bulan yang dinanti-nantikan hampir semua orang.
Well, Aku bahas sekilas aja ah, apa aja sih kegiatan aku selama desember ini.
Yang notabene, bakal padet bin banyak bin berjibun dan yeah well. Here we goes.

Desember ini, aku.....
*Lupa apa aja kegiatannya*
Of course sibuknya di gereja sih. Haha. Aktivis gereja. Serve the others for God's glory?
Oh, oke, notes, it doesn't mean i'm complain about my activity at church.
Aku menghabiskan sekitar a half.... or... 3/4 waktu aku di gereja.
For me, gereja tuh bukan tempat yang cuma untuk sekedar berdoa, misa, terus pulang.
Kalo ada orang yang berpikir gereja untuk seperti itu aja, that is really a big wrong.
Gereja itu punya banyak kegiatan-kegiatan fantastis yang bisa ngegal potensi terdalem masing-masing individu. This is just my opinion.

Well, back to my activity.
Desember ini, aku di hadapkan dengan beberapa kegiatan :
- Theater
- Choir
- Dance
3 kegiatan itu yang akan mempunyai tugas besar untuk desember (except theater).
Aku gabung di sebuah koor gereja dengan nama "Exultet", dan nanti, koor ini punya tugas di misa malam natal. Aku sendiri kebetulan jadi solis atau pemazmur di misa malam natal.
Untuk aku pribadi, aku seneng bisa dapet chance buat jadi pemazmur on that moment. Tapi, yeah, aku pribadi bukan orang yang PD sebenernya untuk nyanyi sendiri didepat banyak umat. Kadang untuk misa biasa aja masih suka nervouse, apalagi misa gede? #wml
After that, Ada dance. Aku salah satu bagian dari kelompok dance di gereja. LSDC! Lifeteen Sathora Dance Crew. Here I am. Mulai dari tahun lalu grup ini perlahan-lahan mulai booming. Dari yang ngedancenya biasa aja sampe makin jago dan bahkan udah pernah tampil di balai sarbini 2x (aku sendiri baru 1x) untuk acara gede : Explore Now yang di selenggarakan dari salah satu komunitas pusat gitu namanya domus cordis. (to be honest, i don't really know about this community)
Well, for this moment, Kita bakal ada latihan for preparation perform kita di malam tahun baru.
Sebenernya, LSDC latihan rutin every weeknya, tapi aku baru join lagi desember ini karena bulan-bulan kemaren, i have something to do. Muehehehehe.
Lalu, i have theater group. Theatora (Theater OMK Sathora) mana suaranya??? *kyaa kyaaa kyaa*
Nah, Theatora punya project gede di awal februari. Drama musikal yang berjudul Upside Down cinta! For more info, pantengin aja instagram nya di @theatora *numpang promosi sekalian*. Jangan lupa nonton yaaaa...
So, desember ini, Theatora juga akan prepare buat bulan februari itu, which mean, latihan rutin dan pelan-pelan akan memberat bakal dimulai.

Sisanya, kegiatan-kegiatan rutin yang kadang aku muncul kadang ga dan emang ga ada target untuk perform atau acara besar.
I'm proud to be a part from those activity. Meskipun kadang cape fisik dan batin juga, but, this is my passion. This is my hobby. This is where i can gain more ability inside me.
And the most important, I want to use my talent for God's glory. Why? Tuhan udah kasih aku banyak talenta segini banyak, mau di sia-siain gitu aja?

Sepertinya, itu aja yang mau aku bagi kali ini. Dan untuk bulan desember, aku udah merencanakan untuk sering menshare di blog ini. Dikarenakan udah mau tutup tahun juga, jadi... why not? haha.

Aku mau kasih beberapa pengertian aja :
Gereja itu the best place untuk menggali potensi terdalam kalian. Kalau emang waktu kalian luang dan kalian punya banyak hobi terpendam, join lah dengan komunitas yang ada di gereja kalian masing-masing. Balik lagi ke kalian, kalau kalian lebih betah menghabiskan hobi kalian sendiri didalam kamar, ya, it's allright. Itu hak kalian. But, dari aku, ini cuma masukan aja buat kalian.
Bukan cuma menggali potensi dan skill. Tapi, dari komunitas-komunitas yang ada digereja, hubungan sosial kalian juga bisa bertambah. Join lah dengan salah satu komunitas di gereja, believe it or not, something will change in your life. Berani ga ngubah hidup kalian? Kalau emang berani, maka kalian harus berani ikut salah satu komunitas yang ada di gereja kalian.
Intinya, banyak hal yang bisa kalian dapetin dari gereja. Bukan cuma misa mingguan karena sebagai kewajiban (sebagai kewajiban aja udah salah. Misa itu sebuah kebutuhan dan kehausan akan Tuhan). So, Masih berpikir gereja tempat yang harus di hindarin buat beraktivitas? Open up your mind and take your choice in the name of God!

Di akhir kata, blog ini yang tadinya cuma ngomongin rutinitas aku sampai akhirnya jadi ajang pengenalan gereja terhadap kaum muda, aku berharap paling tidak ada 1 readers atau mungkin lebih banyak lagi, yang bisa mendapatkan motivasi untuk pengembangan hobi yang ada di dalam kalian. At least, ngebuka wawasan the readers tentang gereja. So, that's all. See you next time!