Blog kali ini aku bakal galau? NOPE!
Ho ho ho.
Kali ini aku mau membahas tentang cinta, tapi, aku bukan galau soal kehidupan percintaan aku.
Kalo emang ga galau, terus kenapa ungkit masalah cinta?
Yeah, well. Mengingat ini sudah di penghujung tahun dan hampir 80% isi blog aku tentang galau.
So, It's time for me to make some conclusion about the meaning of love.
Ya... kali ini aku mau buat orang lain galau aja ah. Ke diri sendiri udah cukup lah ya galau nya.
Membahas soal cinta.
Definisi cinta panjang kali lebar kali tinggi kali........ yang it's mean...
Cinta ga ada definisi.
Cinta cuma bisa dirasakan.
Cinta datang disaat yang tidak kita duga, dan pergi tanpa suara.
Jatuh cinta emang nikmat, tapi yang nikmat cintanya aja. Jatuhnya sih.... ga.
Oke, susah melanjutkan topik ini karena aku mencoba berpikir secara keseluruhan tentang kondisi cinta yang ada.
Karena kondisi cinta semua orang berbeda.
Well, hmmmm....
Menurut aku, cinta akan terasa sakit saat kita memaksakannya.
Memaksakan cinta itu pada seseorang yang jelas-jelas orang itu belum tentu punya feel yang sama ke kita.
Istilah PHP itu ga ada. Sungguh.
PHP cuma istilah yang dibuat, supaya kita-kita yang lagi jatuh cinta have something to blame.
Kita malu mengakui bahwa kita memaksakan cinta kita pada orang yang jelas tidak mencintai kita sama sekali.
This is just IMHO.
Sebenernya, pasti kita punya goal life : dicintai oleh orang yang kita cintai.
This is the true love.
Susah ga nyari orang yang seperti itu? Susah!
Lama ga nyari orang yang seperti itu? Lama banget!
Terus harus gimana dong?
Hey. Cinta bukan sesuatu yang harus kita punya secara terburu-buru bukan?
I mean, pacar.
Cinta itu pasti akan tumbuh dengan sendiri nya disaat dua insan bertemu.
Aku setuju dengan statement "Kalau jodoh ga bakal kemana"
Itu memang truly right!
Ga salah kalau saat kita mencintai seseorang, kita takut bahwa orang itu ga akan pernah bersama dengan kita.
Tapi, bukan berarti takutnya kita membuat kita memaksakan cinta itu.
Percayalah, memaksakan cinta itu bener-bener akan bikin kalian sakit 2x lipat daripada cinta bertepuk sebelah tangan.
Saat kita menjalani PDKT pun, Aku bilang wajar bahwa kalian excited saat chat-an sama doi.
Begitu doi bales langsung muka kalian sumringah dsb. Itu wajar.
Tapi, ada batasnya juga.
Disini aku mau kasih notes, saat kalian lagi PDKT via chat, janganlah terlalu posesif (dikit-dikit nanya dimana, lagi apa, sama siapa).
Terus kalau doi ga bales, ga perlu lah sampe gimana banget nyariin doi kalau emang doi-nya pas di chat cuek bebek aja.
Doi butuh kebebasannya dia juga. Doi ga harus kan 24 jam laporan ke kalian, harus nemenin kalian, chat kalian terus.
Dan kalau memang pada saatnya doi merasa jenuh, biarkanlah dan lepaskan doi untuk sejenak.
Karena semakin kalian ganggu dia via chat, dia akan semakin cuma "ngeread" aja chat kalian.
Aku akuin, itu semua diatas terjadi dalam kehidupan aku, dan aku semakin belajar banyak hal dari cinta.
So, that's why, I just want to give you a warn.
Slow.... but sure.
Tanem itu dalam hati dan pikiran kalian yang lagi PDKT sama doi.
Kalau memang udah takdirnya kalian bersama, dia pasti akan selalu ada di samping kalian, selamanya.
Don't worry.
Meskipun kalian dipertemukan untuk tidak saling memiliki, tapi terus jadikan pertemuan kalian sebagai pelajaran, supaya one day, when you meet your true love, you will know exactly yang harus dilakukan.
"I'm waiting for you"
Sincerely,
Your true love
No comments:
Post a Comment