Tuesday, 16 February 2016

Fix and Keep

"Semua karena cinta, semua karena cinta
Tak mampu diriku dapat berdiri tegar 
Terima kasih cinta"

Happy val's day, Readers. As usual, telat ngucapin. Hahahaha.
Karena berhubungan baru aja valentine, udah tau dong kira-kira bahas apa ~

Lately, aku mulai berpikir, bagaimana mempertahankan sebuah hubungan yang udah mulai agak renggang.
Entah karena memang lagi bosen, masalah, waktu, keluarga atau bahkan yang LDR.
Keraguan demi keraguan pun muncul, ga terkecuali yang lagi PDKT.
Dari yang diawal-awal udah deket sama doi, udah menjurus ke arah pacaran, eh... di tengah-tengah malah berasa "Bener dia ga sih yang aku pilih" atau "aku ga yakin aku cocok buat dia".

PLAK! Wake up right now!
Read this blog till finish.
Aku coba memberikan saran dan solusi based on my observation (dan dari pengalaman juga).
Dan ini bukan hanya untuk para couples diluaran sana, tapi juga buat single yang lagi anget-angetnya sama doi.

First, Find the root.
Yup, akarnya. Akar masalah yang bikin hubungan kalian renggang.
Dimulai dari diri sendiri dulu. Berasa ga nyaman nya dimana sih?
Keluarga terlalu ngelarang? Waktu buat ketemuan ga ada karena sama2 sibuk? LDR-an kejauhan? Yang satu matahari masih terbit yang satu lagi matahari udah terbenam?
Cari! Sampai ketemu! Dengan notes : kalau emang kalian masih mau mempertahankan hubungan kalian

Second, Take a conversation.
Mulailah membahas masalah nya pada doi. Omongin bersama2. Coba saling terbuka satu sama lain.
Bahaslah dengan style ngobrol kalian.
Kalo emang biasa ngobrolnya enjoy sambil makan pizza, ya, belilah pizza dan ajak ngobrol dia.
Jangan biasanya ngobrol sambil makan pizza malah dibawain lontong sayur. Ya jelas ga cocoklah. (oke ini garing)

Third, Agreed.
Jangan sudahi pembahasan sebelum mencapai kata sepakat. Ga ada kata sepakat, masalah nya akan tetep lanjut.
Orang tua kamu ga setuju? Ajak dia kerumah kamu, ketemu ortumu buat jadi ajang pengenalan lebih dekat.
Atau kalian mencapai kata sepakat kawin lari? ya monggo...
Si doi udah agak berubah atau kalian sendiri mulai agak berubah? Bilang lah mau kalian spt apa dan mau doi spt apa. Bikinlah perjanjian dari masing-masing pihak untuk menghargai perubahannya doi. Of course yg ke arah positif.
Kalo yang pacaran, kalian menuju ke kata "break up", kalian yakin? Masing-masing pihak udah mencapai kata sepakat belom? Jangan sampai menyakiti masing-masing pihak.

Fourth, The power of love.
Kalian harus percaya akan kekuatan cinta. Mau serenggang apapun hubungan kalian, yang namanya masih cinta, ya kalian bisa nemuin jalan untuk merapatkan hubungan yang udah ada.
Hubungan tanpa adanya cinta, ya bukan hubungan. Ga heran kalo hubungan kalian renggang.
Dan untuk para single, kalo memang cinta dan merasa hubungan kalian tadinya bisa disatukan tapi saat ini merenggang, coba lah dari step pertama yang ada diatas.
Ga usah ragu atau takut untuk membahas masalah intense begitu.
Justru kalian harus mencoba dari awal sebelom pada akhirnya kalian pacaran, cinta yang udah kalian pupuk layu ditengah jalan.

Tambahan buat yang LDR, ga heran kalau salah satu kerenggangan hubungan kalian karena kurangnya komunikasi dan pasti... PASTI! ada sedikit rasa ketidakpercayaan. Sedikit aja. Kekhawatiran dan ketidakpercayaan.
Itu normal kok. Selama masih di batas wajar.
Disaat LDR, chat lah yang paling ditunggu.
Doi bales chat lama, dikira ga perhatian atau udah berubah.. Or even worse, selingkuh.
Bah.. Let me tell you.
Kalo memang kalian merasa ga nyaman dengan doi yang suka lama bales atau bahkan ga ada kabar.
Bilang! Kunci sebuah hubungan selain cinta adalah KOMUNIKASI!
Bilang ke dia kalo kamu butuh dikasih kabar supaya kamu ga khawatir.
Bilang ke dai kalo kamu kangen supaya dia luwangin sedikit waktu untuk kamu.
Bilang ke dia kalo kamu takut kehilangan dia. Kalo kamu takut dia selingkuh.
Bilang ke dia kalo kamu stay ditempat kamu nunggu dia datang ke kamu meskipun kamu ga tau kapan.
Bilang ke dia kalo kamu cinta sama dia.
Simple as that kok. Of course.... Kamu harus tau batasnya.
Komitmen di awal dan seterusnya harus dipegang.
Takut dia selingkuh, pergi dan bahkan jadinya putus adalah hal yang wajar.
Tapi tetep.... Inget batas!
Kalau memang dia ditakdirkan untuk kamu, maka terjadilah.
Benang merah itu akan selalu ada meskipun kalian beda jarak, terutama yang single dan gebetannya nun jauh disana.

So, ini aja yang aku bahas disini.
Terus ingat, bahwa Cinta itu ga bisa berdiri sendiri. Dibutuhkan komitmen dan komunikasi untuk menguatkan si Cinta.
Dan my wish untuk semua yang baca ini, semoga Cinta yang kalian tanam akan tumbuh besar, berbunga, dan akhirnya berbuah lebat. Got it?

"Trust, communication, commitment, and........ LOVE itself"

No comments:

Post a Comment